Jumat, 04 Desember 2015

PERILAKU KONSUMEN



Logo_Gunadarma.jpgNama    : Indri widia astuti
Npm      : 55214325
Kelas     : 2df02



PERILAKU KONSUMEN
Perilaku Konsumen adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.
Definisi Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli :
·         Shiffman dan Kanuk (2000) adalahperilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari,membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkandapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.
·         Loudon dan Della Bitta (1993) adalah konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yangsemuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan, menggunakan, atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa.
·         Ebert dan Griffin (1995)consumer behavior dijelaskan sebagaiupaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatuproduk yang dibeli dan dikonsumsi.
·         James F et al ( 1994 ) : perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.
·         Schiffman dan Kanuk (1994) : perilaku konsumen adalah proses keputusan dan aktivitas fisik individu yang terlibat dalam mengevaluasi, mendapatkan, menggunakan, atau memberikan barang dan jasa yang diperolehnya.
Model Perilaku Konsumen
Model perilaku konsumen yang dikemukakan Kotler (1997 : 10)menerangkan bahwa keputusan konsumen dalam pembelian selaindipengaruhi oleh karakteristik konsumen, dapat dipengaruhi olehrangsangan perusahaan yang mencakup produk, harga, tempat dan promosi. Variabel-variabel diatas saling mempengaruhi proses keputusan pembelian sehingga menghasilkan keputusan pembelian yang didasarkanpada pilihan produk, pilihan merek, pilihan penyalur, waktu pembelian,jumlah pembelian. 
Persepsi Konsumen
·         Menurut Kotler (1997) persepsi adalah proses memilih, menata,menafsir stimuli yang dilakukan seseorang agar mempunyai arti tertentu.Stimuli adalah rangsangan fisik, visual dan komunikasi verbal dan nonverbal yang dapat mempengaruhi respon seseorang (Sodik, 2003).
·         Assael (1995) dalam Sodik (2003) menyebutkan bahwa persepsiterhadap suatu produk melalui proses itu sendiri terkait dengankomponennya (kemasan, bagian produk, bentuk) serta komunikasi yangditunjukkan untuk mempengaruhi perilaku konsumen yang mencerminkanproduk melalui latar kata-kata, gambar dan simbolisasi atau melaluistimuli lain yang diasosiasikan dengan produk (harga, tempat, penjualan, dampak dari negara pejualan). Informasi yang diperoleh dan diproseskonsumen akan membentuk preferensi (pilihan) seseorang terhadap suatuobyek. Preferensi akan membentuk sikap konsumen terhadap suatu obyek,yang pada gilirannya akan sikap ini seringkali secara langsung akanmempengaruhi apakah konsumen akan membeli suatu produk atau tidak.


Dua wujud Konsumen :
1.      Personal Konsumer
Konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaanya sendiri.
2.      Orgazational Consumer
Konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

Menjadi seseorang yang sukses



index.pngNAMA  : INDRI WIDIA ASTUTI                                                                                                   
NPM      :  55214325
KELAS    : 2DF02                                                                                                

Menjadi seseorang yang sukses di usia muda atau menikmati hidup dari keberhasilan bisnis di hari tua, adalah impian setiap orang. Namun, untuk menggapai itu semua tidaklah mudah. Perlu kecermatan, kecerdasan, keuletan, dan kematangan dalam mengambil keputusan.
Untuk menjadi seorang entrepreneur atau owner sebuah perusahaan besar memang tidak semudah membalikkan tangan. Pendidikan tinggi tidak cukup. Dibutuhkan insting kuat, yang mungkin tidak didapat di bangku pendidikan.
10 hal yang harus diperhatikan untuk menjadi pengusaha sukses. Berikut petikannya
1.       Fokus, fokus dan fokus
Banyak pengusaha pertama kali membangun bisnis langsung melompat saat melihat kesempatan datang. Peluang ini sering menjadi jebakan "serigala berbulu domba". Menyulap beberapa bisnis akan membatasi efektivitas dan produktivitas. Sebaiknya lakukan satu hal dengan sempurna, bukan hal buruk. Jika Anda perlu melompat ke proyek lain, itu harus dari konsep asli Anda .
2.       Tahu apa yang Anda lakukan. Lakukan apa yang Anda ketahui
Jangan memulai bisnis hanya karena tampaknya seksi atau menawarkan margin keuntungan yang besar. Lakukan apa yang Anda cintai. Bisnis dibangun di sekitar kekuatan dan bakat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk sukses. Ini tidak hanya penting untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan, ini juga penting bahwa Anda senang mengelola dan tumbuh dari hari ke hari. Jika hati Anda tidak di dalamnya, Anda tidak akan berhasil.
3.      Katakanlah dalam 30 detik atau jangan katakan itu sama sekali
Dalam kesempatan pertemuan dengan investor, Anda harus selalu siap dan memahami bisnis Anda. Nyatakan misi Anda, layanan dan tujuan secara jelas dan ringkas. Yakinkan untuk orang tersebut. Jika tidak memahami, jangan katakan yang membuat orang itu ragu.
4.       Tahu apa yang Anda tahu, apa yang Anda tidak tahu, dan siapa tahu apa yang tidak Anda lakukan
Tidak ada yang tahu segalanya, jadi jangan datang sebagai know-it-all. Kelilingi diri Anda dengan penasihat dan mentor yang bisa membantu menjadi pemimpin atau pengusaha yang lebih baik. Cari individu atau seseorang yang berpengetahuan, memiliki minat dan tujuan bisnis yang sama, serta melihat nilai bekerja sama dengan Anda untuk jangka panjang.


5.       Mulai bertindak hemat
Lupakan kantor mewah, mobil cepat dan rekening yang besar. Dompet Anda hidup dari darah perusahaan. Berlatih dan sempurnakan seni berhemat. Perhatikan setiap dolar atau rupiah dengan memeriksa setiap pengeluaran. Menjaga overhead yang rendah dan mengelola arus kas Anda secara efektif.
6.       Belajar di bawah api (under fire)
Tidak ada buku bisnis atau rencana bisnis yang dapat memprediksi masa depan atau mempersiapkan Anda sepenuhnya menjadi pengusaha sukses. Tidak ada hal rencana sempurna. Tidak ada jalan sempurna atau satu hal yang mudah dilalui. Jangan melompat tepat ke bisnis baru tanpa pemikiran atau perencanaan, tetapi tidak menghabiskan berbulan-bulan atau bertahun-tahun menunggu eksekusi. Anda akan menjadi seorang pengusaha baik ketika diuji di bawah api. Paling penting yang dapat Anda lakukan adalah belajar dari kesalahan, dan tidak pernah membuat kesalahan yang sama dua kali.
7.       Tidak ada yang akan memberi Anda uang
            Pikirkan, tidak ada yang akan berinvestasi terhadap usaha Anda. Jika Anda membutuhkan modal besar untuk memulai usaha, kembali ke papan rencana. Cari titik awal, bukan titik akhir. Menurunkan rencana mahal dan pengeluaran wah. Sederhanakan ide sampai dapat dikelola sebagai usaha tahap awal. Temukan cara untuk membuktikan model bisnis Anda pada anggaran yang ketat. Menunjukkan nilai Anda sebelum mencari investasi. Jika konsep Anda berhasil, peluang Anda untuk meningkatkan modal dari investor secara dramatis akan datang.
8.       Hiduplah sehat
Anda akan jauh lebih produktif bila lebih memperhatikan (kesehatan) diri sendiri. Kewirausahaan adalah gaya hidup, bukan profesi 9-to-5. Bekerja sampai lelah akan membakar energi Anda, dan membuat Anda kurang produktif. Jangan membuat alasan, makanlah dengan benar, olahraga dan temukan waktu untuk diri sendiri.
9.       Jangan menjadi korban pembualan sendiri
Jangan bicara bicara kecuali Anda dapat melakukannya. Impress dengan aksi bukan percakapan. Dukung bisnis Anda tidak hanya dengan antusias, namun selera. Hindari melebih-lebihkan kebenaran dan menggembar-gemborkan jauh dari pencapaian tujuan. Singkatnya, lakukan atau tutup mulut.
10.   Tahu kapan berhenti
Berlawanan dengan kepercayaan setiap orang. Seorang kapten yang cerdas tidak turun dengan kapal. Jangan pergi pada tugas orang bodoh demi ego. Tahu kapan saatnya untuk berjalan dan pergi. Jika ide Anda tidak berjalan dengan baik, renungkan apa yang salah dan kesalahan apa yang dibuat. Menilai apa yang akan Anda lakukan secara berbeda. Tentukan bagaimana Anda akan menggunakan ini sebagai pelajaran keras untuk lebih baik dan bisnis kewirausahaan masa depan Anda. Kegagalan tidak bisa dihindari, tetapi entrepreneur sejati akan memenangkan kesulitan.

KONSEP PEMASARAN USAHA KECIL DAN MENENGAH BAGI WIRAUSAHAWAN.



Nama    : Indri Widia Astuti
Kelas     : 2DF02
Npm      : 55214325                                                                                                                                                                                                                                                                                                           index.jpeg                


KONSEP PEMASARAN USAHA KECIL DAN MENENGAH BAGI WIRAUSAHAWAN.
Usaha  Kecil Menengah atau yang sering disingkat UKM merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara maupun daerah, begitu juga dengan negara Indonesia. UKM  ini sangat memiliki peranan penting dalam lajunya perekonomian masyarakat. UKM ini juga sangat membantu negara atau pemerintah dalam hal penciptaan lapangan kerja baru dan lewat UKM juga banyak tercipta unit unit kerja baru yang menggunakan tenaga-tenaga baru yang dapat mendukung pendapatan rumah tangga. Selain dari itu UKM juga memiliki fleksibilitas yang tinggi jika dibandingkan dengan usaha yang berkapasitas lebih besar. UKM ini perlu perhatian yang khusus dan di dukung oleh informasi yang akurat, agar terjadi link bisnis yang terarah antara pelaku usaha kecil dan menengah dengan elemen daya saing usaha, yaitu jaringan pasar.
Untuk meningkatkan penjualan, usaha kecil menengah (UKM) harus gencar melakukan promosi. Berikut cara promosi online yang bisa dilakukan oleh pelaku UKM.
1.      Web atau Situs. Memiliki situs atau web sendiri sudah menjadi keharusan bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang ingin maju. Dengan situs tersebut, UKM bisa mempromosikan produk-produk yang dimilikinya ke seluruh dunia.
2.      Blog. Punya blog mendatangkan manfaat besar bagi usaha kecil menengah. Sebab akan membuat promosi yang dilakukan lebih lincah..
3.      Sosial media. Peran social media makin penting bagi kehidupan masyarakat saat ini. Usaha kecil menengah tidak boleh ketinggalan berada di dalamnya untuk lebih mendekatkan diri dengan pasar. Pengelolaan sosial media yang tepat, seperti dengan menerapkan Facebook Marketing bisa meledakkan bisnis ukm.
4.      Offline-online. Menghubungkan antara kegiatan offline-online di usaha kecil menengah dapat mempercepat pertumbuhan UKM melebihi yang pernah dibayangkan.


Bisnis Kue Kering Rumahan, Usaha Makanan Ringan yang Menguntungkan
Peluang usaha makanan adalah peluang usaha yang berprospek paling baik. Hal ini karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia. Ditambah lagi dari tahun ke tahun dengan jumlah populasi yang semakin besar serta gaya hidup yang modern permintaan akan kue semakin meningkat. dan Semua orang perlu makan dan dalam keadaan apapun makanan akan selalu dibutuhkan. Oleh karena itu, Peluang Usaha Makanan akan selalu menjanjikan keuntungan; tentunya dengan beberapa syarat. Sekarang ini, jumlah pembisnis yang menawarkan makanan sebagai produk utamanya semakin bertambah dari hari ke hari. Hal ini juga merupakan tantangan bagi mereka untuk membuat makanan terbaik dengan harga menarik sehingga Peluang Usaha Makanan tersebut bisa selalu menguntungkan. Bermacam produk yang bisa kita jual di sektor bisnis makanan ini. Tinggal sesuaikan dengan keahlian anda. Berikut beberapa alternatif bisnis makanan atau kue sebagai contoh saja yang bisa anda manfaatkan dan tentunya beberapa macam kue berikut ini sangat laris di pasaran. Kue Bulan, Kue Cubit, Kue Basah, kue kering, kue cubit
           Lalu bagaimana dengan permintaan kue kering? Ternyata hasilnya sangat menggiurkan untuk pasar online. Un tuk anda yang sudah memiliki pasar offline, saatnya anda beranjak membentuk pasar online anda.


Nama : Indri widia astuti
Kelas  : 2df02
Npm    : 55214325
Logo_Gunadarma.jpg

DEFEINIS KEWIRUSAHAAN
Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seseorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya .
Tipe-tipe kewirausahan
1.         Penasehat (Advisor).
Kebanyakan konsultan dipercayai banyak orang karena pendidikan dan pengalaman yang mereka peroleh seperti di bidang konsultan keuangan. Di bidang ini, konsultan mendapat uang dari jasa mereka memberikan saran atau pun mencarikan solusi bagi klien-klien mereka.
2.          Organisator
Contoh usaha tipe ini adalah event organizer dimana anda harus memaintain ataupun me-manage jalannya sebuah usaha. 
3.      Creator
Tipe yang ini adalah tipe pembangun bisnis dimana memerlukan kreativitas anda untuk mampu membuat barang atau jasa baru yang sebelumnya belum ada.
4.       Care Taker
Pengusaha yang bergerak di bidang perkebunanan adalah salah satu conton dimana anda harus mampu sebuah bisnis dan di perlukan sikap yang sabar, tekun, dan konsisten.
5.      Communicator.
Tipe ini adalah anda yang mampu memberikan informasi yang menjadi demand seperti bidang sales.
6.       Entertainer
Tipe ini adalah tipe entrepreneur yang mampu membuat atau menambah pengalaman positif bagi orang lain misalnya : aktor dan penyanyi.
7.      Investor
Tipe ini adalah tipe entrepreneur yang di bidang saham atau property yang mampu membuat uang mereka bekerja.
8.       Seller
Tipe ini memiliki keahlian dalam menjual apapun mau itu jasa atau barang misalnya asuransi.
9.      Engineer / Technology
Tipe ini adalah pengusaha yang memiliki keahlian di bidang teknik, misalnya bidang otomotif.
Model  wirausaha
1.       Kewirausahaan Rutin (Wirt)
Wirausaha yang melakukan kegiatan sehari-harinya cenderung menekankan pada pemecahan masalah dan perbaikan standar prestasi tradisional. Fungsi wirausaha rutin adalah mengadakan perbaikan-perbaikan terhadap standar tradisional, bukan penyusunan dan pengalo-kasian sumber-sumber. Wirausaha ini berusaha untuk menghasilkan barang, pasar, dan teknologi.
2.      Kewirausahaan Arbitase
Wirausaha yang selalu mencari peluang melalui kegiatan penemuan (pengetahuan) dan pemanfaatan (pembukaan). Kegiatan kewirausahaan ini tidak perlu melibatkan pembuatan barang dan tidak perlu menyerap dana pribadi wirausaha, kegiatan-nya adalah spekulasi dalam memanfaatkan perbedaan harga jual dan harga beli.
3.      Kewirausahaan Inovatif
Wirausaha dinamis yang menghasilkan ide-ide dan kreasi-kreasi baru yang berbeda, ia merupakan promotor, tidak saja dalam memperkenalkan teknik dan produk baru, tetapi juga dalam pasar dan sumber pengadaan (pembekalan), peningkatan teknik manajemen, dan metode distribusi baru. Ia mengadakan proses dinamis pada produk, proses, hasil, sumber pembekalan, dan organisasi yang baru.
Profil Wirausaha

Menurut Zimmerer (1996) mengelompokkan profil wirausaha berdasarkan intensitas pekerjaan dan status sebagai berikut :
                                               
1.       Part – time entrepreneur yaitu wirausaha yang hanya setengah waktu melakukan usaha , biasanya sebagai hobi. Kegiatan usahanya hanya bersifat sampingan.

2.       Home – based new ventures yaitu usaha yang dirintis dari rumah / tempat tinggal.

3.       Family – owned business yaitu usaha yang dilakukan / dimiliki oleh beberapa anggota keluarga secara turun – temurun.

4.       Copreneurs yaitu usaha yang dilakukan oleh dua orang wirausaha yang bekerja sama sebagai pemilik dan menjalankan usahanya bersama-sama.